Danau Toba telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia, dan dunia otomotif memiliki peran besar dalam mempromosikan keindahan alam ini ke kancah global. Menjelang tahun 2026, IMI Sumut tengah bekerja ekstra keras untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah kejuaraan dunia balap, baik itu di sektor reli maupun balap air bertenaga mesin. Persiapan ini bukan hanya soal teknis perlombaan, melainkan sebuah orkestra besar yang melibatkan koordinasi lintas sektoral untuk memastikan bahwa infrastruktur, keamanan, dan pelayanan kepada tim internasional berada pada standar tertinggi yang pernah ada di Sumatera Utara.
Persiapan pertama yang dilakukan adalah standarisasi rute dan lintasan. Untuk ajang reli dunia, IMI Sumut secara intensif melakukan survei lapangan di area perkebunan dan hutan di sekitar Danau Toba. Kontur tanah yang unik dengan pemandangan danau vulkanik terbesar di dunia ini menjadi nilai jual yang luar biasa bagi pembalap mancanegara. Pihak organisasi memastikan bahwa setiap tikungan dan gundukan memenuhi regulasi federasi internasional, tanpa merusak ekosistem hutan sekitar. Perbaikan jalan akses menuju titik start dan finish juga dipercepat agar mobil-mobil reli kelas dunia dapat beraksi dengan performa maksimal tanpa hambatan teknis yang tidak perlu.
Langkah kedua berfokus pada kesiapan sumber daya manusia, khususnya petugas lapangan dan marshal. IMI Sumut menyadari bahwa kesuksesan event internasional sangat bergantung pada kecakapan petugas dalam menangani insiden di lintasan. Oleh karena itu, serangkaian pelatihan sertifikasi internasional diadakan bagi para relawan dan staf teknis lokal. Mereka dilatih untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris teknis, memahami protokol keselamatan darurat, hingga penggunaan alat pencatat waktu digital yang sangat presisi. Dengan petugas yang kompeten, kepercayaan dunia internasional terhadap kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan event besar akan semakin meningkat.
Persiapan ketiga adalah integrasi teknologi digital untuk kemudahan penonton dan media. Mengingat area Danau Toba yang sangat luas, IMI Sumut bekerja sama dengan penyedia layanan telekomunikasi untuk memastikan jaringan 5G tersedia secara stabil di titik-titik krusial sirkuit. Hal ini bertujuan agar siaran langsung kejuaraan dunia ini dapat ditonton oleh jutaan orang di seluruh dunia tanpa gangguan. Selain itu, sistem penjualan tiket elektronik dan aplikasi informasi pariwisata otomotif sedang dikembangkan agar wisatawan mancanegara dapat dengan mudah mengatur jadwal kunjungan, akomodasi, dan transportasi selama event berlangsung.
