PT Astra Honda Motor (AHM), sebagai produsen sepeda motor Honda di Indonesia, menyampaikan permintaan maaf dan pengertian kepada seluruh konsumen terkait adanya hambatan dalam proses distribusi motor Honda. Kendala ini diakibatkan oleh isu global terkait ketersediaan komponen semikonduktor yang esensial dalam perakitan sepeda motor modern. Terganggunya rantai pasokan ini secara langsung mempengaruhi kelancaran distribusi kendaraan dari pabrik hingga ke tangan konsumen.
Dalam keterangan pers yang disampaikan oleh Head of Logistic AHM, Bapak Agung Prasetyo, pada hari Kamis, 15 Mei 2025, pukul 14.00 WIB, di kantor pusat AHM di Jakarta Utara, dijelaskan bahwa krisis chip semikonduktor telah menciptakan tantangan yang signifikan dalam menjaga kelancaran distribusi motor. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, termasuk penyesuaian jadwal produksi dan koordinasi intensif dengan pemasok, namun dampak keterbatasan komponen ini masih terasa hingga saat ini.
Bapak Agung Prasetyo juga menambahkan bahwa pihak AHM sangat menghargai kesabaran dan pengertian para konsumen yang telah melakukan pemesanan motor Honda. Beliau menegaskan bahwa tim AHM bekerja tanpa lelah untuk meminimalisir dampak keterlambatan ini dan memastikan agar distribusi kendaraan dapat kembali normal secepat mungkin. Informasi terbaru mengenai status distribusi motor secara berkala akan disampaikan melalui jaringan dealer resmi Honda di seluruh Indonesia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa sumber di internal AHM pada hari Rabu, 14 Mei 2025, hambatan distribusi motor ini mempengaruhi hampir seluruh lini produk Honda, dengan tingkat penundaan yang bervariasi tergantung pada model dan ketersediaan komponen spesifik. Area-area dengan permintaan tinggi dilaporkan mengalami masa tunggu yang lebih lama. Pihak AHM mengimbau konsumen untuk terus berkoordinasi dengan dealer tempat pembelian untuk mendapatkan informasi terkini mengenai estimasi waktu pengiriman distribusi motor mereka.
Sebagai langkah proaktif, AHM sedang menjajaki berbagai alternatif solusi untuk mengatasi masalah rantai pasokan ini, termasuk mencari sumber komponen lain dan melakukan efisiensi dalam proses produksi. Meskipun demikian, normalisasi penuh dalam distribusi motor diperkirakan memerlukan waktu yang belum dapat dipastikan. AHM berkomitmen untuk terus transparan dalam menyampaikan informasi kepada konsumen dan berupaya semaksimal mungkin agar distribusi motor Honda dapat kembali lancar dan memenuhi permintaan pasar.
