IMI SUMATERA UTARA Berita,Otomotif Apakah IMI Sumut Terapkan Keselamatan Balap Berkonsep Hijau?

Apakah IMI Sumut Terapkan Keselamatan Balap Berkonsep Hijau?

Kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan mulai merambah ke berbagai bidang, termasuk dunia balap. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara menjadi salah satu pengurus daerah yang mulai mengintegrasikan konsep hijau dalam setiap aspek penyelenggaraan balap. Pertanyaan yang muncul adalah apakah IMI Sumut benar-benar telah menerapkan keselamatan balap dengan pendekatan ramah lingkungan dan bagaimana implementasinya. Konsep ini tidak hanya tentang mengurangi polusi, tetapi juga menciptakan lingkungan balap yang lebih aman dan sehat bagi semua pihak. Dalam hal ini, pengaturan setting peredam kejut untuk medan berbatu menjadi salah satu aspek teknis yang dapat dikaji untuk meningkatkan keselamatan sekaligus mengurangi dampak getaran berlebih yang tidak efisien.

Pengurangan Emisi dan Polusi

Langkah konkret IMI Sumut adalah dengan mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih bersih dan teknologi kendaraan yang ramah lingkungan. Mereka memberikan insentif bagi tim yang menggunakan motor listrik atau hibrida dalam event-event tertentu. Selain itu, IMI Sumut juga mewajibkan uji emisi berkala bagi semua kendaraan yang berpartisipasi, dan menetapkan batas maksimum kebisingan untuk mengurangi polusi suara di sekitar sirkuit. Kampanye tentang pentingnya perawatan mesin untuk menekan emisi juga gencar dilakukan kepada komunitas balap.

Pengelolaan Limbah dan Daur Ulang

Event balap menghasilkan berbagai jenis limbah, mulai dari ban bekas, oli, hingga kemasan makanan dan minuman. IMI Sumut menerapkan sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi, dengan menyediakan tempat sampah terpisah untuk limbah organik, anorganik, dan bahan berbahaya. Mereka juga bekerja sama dengan pihak daur ulang untuk mengolah ban bekas dan oli menjadi produk yang berguna. Setiap tim peserta diwajibkan untuk menjaga kebersihan area paddock dan membuang limbah sesuai prosedur yang ditetapkan.

Penggunaan Energi Terbarukan

Untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil, IMI Sumut mulai mengadopsi penggunaan energi terbarukan dalam operasional event. Panel surya dipasang di area sirkuit untuk menyuplai listrik bagi penerangan dan peralatan elektronik. Mereka juga mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk mobilitas ofisial dan panitia di dalam area sirkuit. Langkah ini tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menjadi contoh nyata tentang aplikasi energi bersih di dunia balap.