Sebuah gelombang harapan baru menerjang kehidupan 133 mustahik (penerima zakat) di wilayah Jabodetabek. Melalui program kolaborasi yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Perkumpulan Otomotif Rodadua Zero Emisi (POROZ), mereka berhasil dibekali keahlian otomotif yang kini menjadi modal berharga untuk meraih kemandirian ekonomi. Kisah sukses ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat dapat memberdayakan dan mengubah kehidupan masyarakat yang membutuhkan melalui peningkatan otomotif.
Program pembekalan keahlian otomotif ini dirancang secara komprehensif, meliputi теоретический dan praktik langsung mengenai perawatan dan perbaikan sepeda motor. Para peserta tidak hanya diajarkan tentang komponen-komponen motor dan cara kerjanya, tetapi juga dilatih untuk mendiagnosis kerusakan, melakukan melayani rutin, hingga melakukan perbaikan ringan. Pelatihan intensif ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 7 Mei 2025 hingga 11 Mei 2025, bertempat di sebuah workshop otomotif di kawasan Depok, Jawa Barat.
Salah satu kisah sukses yang menginspirasi adalah Bapak Agus Salim (data ini dikarang), seorang mustahik asal Jakarta Timur. Sebelum mengikuti pelatihan keahlian otomotif ini, Bapak Agus bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Namun, setelah mendapatkan pelatihan dan dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan, ia langsung mendapatkan tawaran bekerja di sebuah bengkel motor di dekat rumahnya. Kini, dengan keahlian otomotif yang dimilikinya, Bapak Agus mampu memiliki penghasilan tetap dan menghidupi keluarganya dengan lebih baik.
Kisah serupa juga dialami oleh Saudari Rina Fitri (data ini dikarang), seorang ibu rumah tangga dari Tangerang. Dengan semangat yang tinggi, ia mengikuti pelatihan keahlian otomotif ini dengan harapan dapat membuka usaha melayani motor kecil-kecilan di rumahnya. Berkat ketekunan dan ilmu yang didapatkannya, impian Saudari Rina kini menjadi kenyataan. Ia berhasil membuka bengkel sederhana yang mulai ramai dikunjungi pelanggan. Keberhasilan Bapak Agus dan Saudari Rina adalah sebagian kecil dari kisah sukses 133 mustahik yang kini memiliki keahlian otomotif dan masa depan yang lebih cerah berkat inisiatif BAZNAS dan POROZ. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi yang tepat dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pemberdayaan masyarakat.
