Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Bamsoet), telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) penting terkait Terms Event Reference World Rally Championship (WRC) 2026 di Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan bersama LPUDK Kemenpora dan WRC Promoter, menunjukkan ambisi besar IMI untuk membawa event reli kelas dunia ke Tanah Air. Ini adalah langkah monumental yang akan menempatkan Indonesia di peta motorsport global, membuka pintu bagi kolaborasi internasional yang lebih luas.
Keterlibatan LPUDK Kemenpora dalam MoU ini menegaskan dukungan penuh pemerintah. Lembaga Pengelola Dana Usaha Keolahragaan (LPUDK) Kemenpora memiliki peran krusial dalam memfasilitasi pendanaan dan dukungan kebijakan untuk event olahraga berskala internasional. Sinergi antara IMI, pemerintah melalui LPUDK Kemenpora, dan WRC Promoter adalah kunci keberhasilan proyek besar ini, mempercepat proses persiapan.
World Rally Championship adalah salah satu ajang balap paling bergengsi di dunia, menuntut keterampilan tinggi dan ketahanan luar biasa dari pembalap dan mobil. Jika WRC 2026 benar-benar digelar di Indonesia, ini akan menjadi sejarah baru bagi motorsport nasional. Potensi alam Indonesia yang beragam, dengan lintasan reli yang menantang, sangat cocok untuk ajang sekelas WRC, menawarkan lintasan reli yang unik.
Penandatanganan MoU dengan WRC Promoter menunjukkan keseriusan semua pihak. Ini adalah langkah awal yang mengikat komitmen untuk mempersiapkan segala aspek, mulai dari regulasi, infrastruktur, hingga logistik. LPUDK Kemenpora akan berperan aktif dalam memastikan dukungan finansial dan administratif tersedia, memuluskan jalan menuju persiapan yang matang.
Ambisi IMI membawa WRC ke Indonesia tidak lepas dari visi untuk meningkatkan citra bangsa di mata dunia. Ajang WRC tidak hanya tentang balapan, tetapi juga promosi pariwisata, investasi, dan citra positif negara. Ribuan penggemar dari seluruh dunia diperkirakan akan datang, memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah penyelenggara.
Selain itu, kehadiran WRC di Indonesia akan menginspirasi generasi muda untuk terjun ke dunia motorsport. Mereka akan melihat langsung aksi pembalap-pembalap top dunia di tanah air, yang diharapkan dapat menumbuhkan minat dan bakat baru di bidang reli. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan motorsport Indonesia.
LPUDK Kemenpora akan membantu mengkoordinasikan dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait. Penyelenggaraan event sebesar WRC membutuhkan kerja sama lintas sektor, mulai dari infrastruktur jalan, keamanan, hingga promosi pariwisata. Sinergi ini akan memastikan semua persiapan berjalan lancar.
Pemerintah daerah yang nantinya akan menjadi tuan rumah WRC 2026 juga akan mendapatkan manfaat besar. Mereka harus siap dengan fasilitas akomodasi, transportasi, dan amenitas yang memadai untuk menyambut kedatangan event kelas dunia ini, mempersiapkan destinasi wisata yang menarik.
